Archive for October, 2005

Critical Mass

Sunday, October 30th, 2005
Jumat malam lalu adalah 4 jam paling seru sejak menginjakkan kaki di London! Bukan karena ada party, clubbing atau apapun, tapi karena ikutan Critical Mass.
Kalau diringkas, kira-kira gini deh:
Critical Mass is a monthly bicycle ride to celebrate cycling and to assert cyclists’ right to the road. The idea started in San Francisco in September 1992 and quickly spread to cities all over the world (incl London).
Poster_demo_1 Nah, Jumat malam lalu konon adalah Critical Mass terbesar tahun ini di London, karena selain mau menyuarakan hak pengendara sepeda di jalan raya, orang-orang juga pada mau protes soal anti terrorism act. Kelar agenda nonton film mingguan di kelas, jam 6pm kita langsung cabut mengayuh sepeda dari New Cross ke South Bank. Karena naik sepeda beriringan 4 orang, jadi jarak yang lumayan jauh itu nggak terasa kita tempuh dengan riang gembira dalam 30 menit saja (kalau sendiri sih mikir2 deh nyepeda sejauh itu. hiii… syerem!).
Kumpul di depan National Film Theatre jam 6.30pm… rameeee banget!!! Kita langsung nyiapin kamera, mic, lampu dan nyari korban utk diwawancara. Kita memang udah niat mau ikut sekaligus bikin short doc dari acara ini. Hap hap… seorang bapak dgn antusias cerita dia udah ikut Critical Mass sejak CM pertama 11 tahun lalu!
Dan… mulailah kring.. kring.. kring.. bunyi ribuan bell sepeda bersaut-sautan!! Tandanya kita akan segera konvoi! Tapi tentunya saya dan seorang teman malah naik tembok samping NFT buat ambil gambar dari ketinggian. Walah… ramenya maaak… Seribu lebih sepeda beriringan gitu loh!!! It was totally massive!!!
Karena ambil gambar, tentunya kita ber-4 jadi cabut paling akhir. Setelah rombongan sepeda itu tumpah memenuhi jalan, dari South Bank terlihat jelas antrian bis tingkat merah itu berderet di atas jembatan sungai Thames!!! Such a visual!
Burger_bar Kring kring kring… Tentunya saya ikut serta iring2an ini. Dengan agak akrobat dikit, akhirnya bisa juga megangin kamera sambil megang stang sepeda :-) Untung bawa Sony PD170, enteng bow!  Rutenya: South Bank-Trafalgar-St James Park-Buckingham Palace-Downing Street-Trafalgal lagi. Sepanjang jalan, iring2an musik, tetabuhan terus menerus bertalu-talu. So much fun!!! Bener-bener nggak bisa saya tulis keriaan yang terjadi malam itu. Polisi mengawal kita, ketat banget. Literally nempel persisi dibelakang rombongan. Sebagian dari polisi2 itu juga naik sepeda. Sebelumnya ada gosip mereka akan ngebubarin acara ini, tapi atas dasar apa?
Sampe di depan sebuah bangunan megah, mereka pada berhenti, turun dari sepeda, main musik terus dan mulai joget2… Saya dan temen saya tentunya segera ambil gambar dan saya bertanya, "Kita ada dimana sekarang? Itu gedung apa?". Temen saya yang Canadian juga nggak tau dan memutuskan utk bertanya pada salah satu pengendara sepeda. Ternyata kita di depan Buckingham palace!! Hahahaha… Pantesan si pengendara sepeda yg kita tanyain itu mukanya agak bengong ketika njawab. Mungkin dia mbatin dalam hati, nih orang becanda kali ya, masak nggak tau kita di depan istana.
Teriakan protes paling membahana terjadi di depan Downing Street no.10 yang malam itu dijaga ketat banget ama polisi. Musik dan teriakan2 makin kenceng. Orang2 turun dari sepedanya, teriak2, joget2 dan mulai ngangkat2 sepedanya ke udara (saya sih nggak ikutan ngangkat sepeda… ngangkat kamera dari tadi aja udah mulai pegel).
Luar biasa… semangatnya kerasa banget!
Wawancara beberapa orang lagi, lalu acara selesai, kita bersepeda pulang dalam keadaan lapar setengah mati. Untunglah kita terselamatkan oleh sebuah resto India di Tower Bridge. Nyaaam… setumpuk roti Nan dan aneka kuah kari, sayur pakis, dan lentil manjur buat menghangatkan badan dan memupuk semangat utk menempuh perjalanan pulang.
Lima jam mengayuh sepeda jelas bikin capek… tapi entah kenapa, ada sesuatu yg beda ketika mengayuh sepeda pulang. Semangatnya masih terus terasa. Rasanya lebih confident mengayuh sepeda di jalanan kota London yang sibuk dan kadang2 gila…

South Bank

Saturday, October 22nd, 2005

Huda dan Neni datang dari St Andrews dan Birmingham. Sebagai teman yang baik, tentu kami-kami yang tinggal di London menyambut dan mengajak mereka jalan-jalan keliling kota dong… Pergilah kami ke South bank yang sangat rame di Sabtu sore. South_bank12

South bank yang adalah public space di tepi selatannya sungai Thames ini memang sungguh luar biasa… Segala performer ada disini. Mulai dari pengamen, yang baca puisi, sampe orang yang nyamar jadi patung emas, perak, jadi hantu tanpa kepala, sampe nyaru jadi Spinx demi selemparan receh… Dan orang-orang sangat apresiatif sama performer jalanan ini.

Oxford_street03 Sampai ada artikel di the Guardian, tentang orang yang eksperimen, dia duduk di tempat strategis yang biasa ditempati para performer itu, lalu ngisi TTS. Udah gitu aja. Tapi beberapa saat kemudian para pejalan kaki di South bank mulai mengerumuni dia… beberapa orang melempar recehan… dan ada yang berseru pelan:  "Oooh…" setiap kali orang itu membalik halaman buku TTS-nya!! Padahal dia nggak niat perform, simply mau ngisi TTS! Duuuh… ada-ada aja Londoners ini!

kampusku merah merona

Monday, October 17th, 2005

Goldsmiths03 Ini dia kampusku! Gedung tua ini genit deh… masa menutupi dirinya pake daun2 merah merona :-)  Di main building inilah ada Great Hall (I still don’t understand, what on earth is so great about this hall? hehehe…), ada cafe yg menjual coklat panas nikmat sekali diseruput di tengah terpaan hawa dingin London, ada bank yg antrean ATM-nya nggak pernah sepi dan tentunya ada ruang2 kuliah! Kalo hari cerah, banyak yg duduk2, tidur2an, atau ngobrol2 di lapangan ijo itu… Sayang foto ini diambil pas hari Minggu, jadi nggak banyak mahasiswa.

"Kok ke kampus hari Minggu?" kata mbak house mate-ku.

"Mau ke perpus," jawabku. Hari Minggu ke perpus? Pathetic amat!!! Nggak ada kerjaan lain apa? Hahaha… Jangan salah. Di perpus sini sih lebih sering minjem film2 seru, atau nonton di viewing roomnya. Godaan utk ke perpus begitu besar, sampe rasanya ada yg kurang kalo nggak mampir. Paling nggak utk minjem dan ngembaliin film. Macam DVD rental aja, cuma gratis! Books01

Saat temen-temen chevening lain mabok sama reading list yang konon bertumpuk-tumpuk datang silihberganti tiap hari, saya disini asik dengan film list dong! Bertumpuk-tumpuk juga siiih, tapi dinikmati banget :-)