Jumat malam lalu adalah 4 jam paling seru sejak menginjakkan kaki di London! Bukan karena ada party, clubbing atau apapun, tapi karena ikutan Critical Mass.
Kalau diringkas, kira-kira gini deh:
Critical Mass is a monthly bicycle ride to celebrate cycling and to assert cyclists’ right to the road. The idea started in San Francisco in September 1992 and quickly spread to cities all over the world (incl London).

Nah, Jumat malam lalu konon adalah Critical Mass terbesar tahun ini di London, karena selain mau menyuarakan hak pengendara sepeda di jalan raya, orang-orang juga pada mau protes soal anti terrorism act. Kelar agenda nonton film mingguan di kelas, jam 6pm kita langsung cabut mengayuh sepeda dari New Cross ke South Bank. Karena naik sepeda beriringan 4 orang, jadi jarak yang lumayan jauh itu nggak terasa kita tempuh dengan riang gembira dalam 30 menit saja (kalau sendiri sih mikir2 deh nyepeda sejauh itu. hiii… syerem!).
Kumpul di depan National Film Theatre jam 6.30pm… rameeee banget!!! Kita langsung nyiapin kamera, mic, lampu dan nyari korban utk diwawancara. Kita memang udah niat mau ikut sekaligus bikin short doc dari acara ini. Hap hap… seorang bapak dgn antusias cerita dia udah ikut Critical Mass sejak CM pertama 11 tahun lalu!
Dan… mulailah kring.. kring.. kring.. bunyi ribuan bell sepeda bersaut-sautan!! Tandanya kita akan segera konvoi! Tapi tentunya saya dan seorang teman malah naik tembok samping NFT buat ambil gambar dari ketinggian. Walah… ramenya maaak… Seribu lebih sepeda beriringan gitu loh!!! It was totally massive!!!
Karena ambil gambar, tentunya kita ber-4 jadi cabut paling akhir. Setelah rombongan sepeda itu tumpah memenuhi jalan, dari South Bank terlihat jelas antrian bis tingkat merah itu berderet di atas jembatan sungai Thames!!! Such a visual!

Kring kring kring… Tentunya saya ikut serta iring2an ini. Dengan agak akrobat dikit, akhirnya bisa juga megangin kamera sambil megang stang sepeda

Untung bawa Sony PD170, enteng bow! Rutenya: South Bank-Trafalgar-St James Park-Buckingham Palace-Downing Street-Trafalgal lagi. Sepanjang jalan, iring2an musik, tetabuhan terus menerus bertalu-talu. So much fun!!! Bener-bener nggak bisa saya tulis keriaan yang terjadi malam itu. Polisi mengawal kita, ketat banget. Literally nempel persisi dibelakang rombongan. Sebagian dari polisi2 itu juga naik sepeda. Sebelumnya ada gosip mereka akan ngebubarin acara ini, tapi atas dasar apa?
Sampe di depan sebuah bangunan megah, mereka pada berhenti, turun dari sepeda, main musik terus dan mulai joget2… Saya dan temen saya tentunya segera ambil gambar dan saya bertanya, "Kita ada dimana sekarang? Itu gedung apa?". Temen saya yang Canadian juga nggak tau dan memutuskan utk bertanya pada salah satu pengendara sepeda. Ternyata kita di depan Buckingham palace!! Hahahaha… Pantesan si pengendara sepeda yg kita tanyain itu mukanya agak bengong ketika njawab. Mungkin dia mbatin dalam hati, nih orang becanda kali ya, masak nggak tau kita di depan istana.
Teriakan protes paling membahana terjadi di depan Downing Street no.10 yang malam itu dijaga ketat banget ama polisi. Musik dan teriakan2 makin kenceng. Orang2 turun dari sepedanya, teriak2, joget2 dan mulai ngangkat2 sepedanya ke udara (saya sih nggak ikutan ngangkat sepeda… ngangkat kamera dari tadi aja udah mulai pegel).
Luar biasa… semangatnya kerasa banget!
Wawancara beberapa orang lagi, lalu acara selesai, kita bersepeda pulang dalam keadaan lapar setengah mati. Untunglah kita terselamatkan oleh sebuah resto India di Tower Bridge. Nyaaam… setumpuk roti Nan dan aneka kuah kari, sayur pakis, dan lentil manjur buat menghangatkan badan dan memupuk semangat utk menempuh perjalanan pulang.
Lima jam mengayuh sepeda jelas bikin capek… tapi entah kenapa, ada sesuatu yg beda ketika mengayuh sepeda pulang. Semangatnya masih terus terasa. Rasanya lebih confident mengayuh sepeda di jalanan kota London yang sibuk dan kadang2 gila…