Archive for July, 2006

angel-a

Sunday, July 30th, 2006

Angela2 Gimana rasanya didatangi angel (malaikat?) dalam rupa cewek cantik, i’d kill for body, pakai slip dress mini? Nggak cuma cantik, angel yang menyebut dirinya Angela ini juga jagoan, tendangannya maut, baik hati dan nolongin lo dari ancaman debt collector berkali-kali. Too good to be true, eh? Makanya si Jamel yang lagi kelilit utang itu setengah percaya setengah nggak kalau Angela itu bener2 malaikat penolongnya.  Dan Jamel tentu minta Angela membuktikan kalau dirinya bener-bener Angel. Apa yang dilakukan Angela? Dia ngeliat ke batang rokoknya yang nyaris habis, lalu cuma dengan diliatin aja, jadi utuh lagi, rokok baru lagi! Hehehehe… komik abis! Ini film memang maunya komedi, rada absurd tapi kocak. Not a must see, unless you claim yourself a Angelamovie freak.

Sinematografinya bagus… Luc Besson kayaknya sengaja bikin hitam putih biar terasa nuansa fantasinya. Ditambah lagi cara ngenalin karakter Jamel, pas close up Jamel di freeze dan ada voice over gitu. Hihihi… komiklah! Mungkin karena hitam putih ya, atau mmg sinematografernya jago, Paris jadi keliatan indaaah banget di film ini. Dan endingnya, manstaf! *wooops.. spoiler alert*

21 Jump Street Alumni

Friday, July 28th, 2006

Niat yang tadinya mau nonton Pirates of the Caribbean nambah jadi nonton Little Fish juga. Soalnya kecewa berats sama Pirates. Huh! Film berpanjang-panjang tak keruan, selama 2,5 jam ngeliatin Pirates_deppmahluk2 berlendir-berkerang-bertentakel-karatan! Bisa lebih menarik kalau dibuang sekitar 30an menit, dan tentakel si gurita dari dasar laut itu kan nggak perlu muncul berkali-kali. Penonton udah ngerti kalau dia dasyat banget hanya dengan 1 adegan menelan kapal utuh. Bener-bener cuma karena Johny Depp aja film ini ketolong. Scenes yang nggak ada Captain Jack terasa ngebosenin. Atau ini sindrom trilogi, dimana film kedua biasanya adalah yang paling nggak menarik? (Eh, pengecualian buat Lord of the Ring. The Two Towers menarik banget, paling menarik malah!).

Little_fish_1 Untung Little Fish keren abis! Jadi nggak berasa rugi jauh-jauh main ke Chelsea  buat nonton. Rowan Woods really did a great job! Rasanya, nebak nih, pas nulis scriptnya sang script writer udah punya bayangan, siapa akan memerankan karakter apa. Lah, Aktres dan aktor ngetop asal Australia dikumpulin, dibawa pulang kampung untuk shooting film ini… Hebat. Cate Blanchett main bagus banget (inget Veronica Guerin? Cate mmg bagus siy…). Kata Sly, Cate bener-bener keliatan kayak cewek desperate yang kerja di toko penyewaan CD/DVD. Yak setuju. Selain itu kekuatan film ini ada di shot-shotnya yang sederhana, sangat nyata, jauh dari kesan pretensius atau Dustin_1mencoba hebat. Dan sangat emosional.

Cast yang lainnya juga manstaf. Sam Neill, Hugo Weaving dan Dustin Nguyen! Hahahaha…. abis nonton Johny Depp terus liat Dustin Nguyen!! Serasa nonton film alumni pemain 21 Jump Street!!! O’ those good old days!

2 breaks

Sunday, July 23rd, 2006

I went through 2 breaking moments today, and they got worse as time passed. Hehehe.. udah, jangan serius gitu bacanya. Breaking moment pertama, nonton The Break-Up. Film ini nyeritain hubungan cewek-cowok yang sehari-hari. Sederhana banget. Emosi dan dialognya ngalir gitu aja, enak ditonton walaupun nggak ada yang istimewa. Lucu, ngeselin, manis campur aduk jadi satu.

Break_upVince Vaughn meyakinkan banget jadi cowok nyebelin! Wahai para cewek, banyangin nih ya, kerja dari pagi sampe sore, pulang terus masak makan malam buat mereka berdua plus 7 orang tamu. Nah, si cowoknya pulang bukannya bantuin malah nonton TV. Sesudah makan, diminta bantu cuci piring eh, malah marah-marah! Hhhhhh…  And the story unfold. Brooke dan Gary terpaksa tetap tinggal bareng setelah putus sampai apartment mereka laku terjual. Biasalah, saling manas-manasi. Brooke dijemput kencan sama cowok, eh, Gary gak mau kalah, bikin strip party di rumah! Kalau kata Sly, intinya dua orang itu saling jual mahal! Storm_worstreviews

Kelar nonton ini, apa udah puas? Belum dooong… Masuklah kita ke teater sebelah, menikmati breaking moment yang kedua, Stormbreaker. Dan sodara-sodara, this film was really breaking my mood! Sumpah mati jelek banget nget nget! Seperti saat nonton film Korea nggak jelas beberapa waktu lalu, kami berdua sepanjang film sibuk sendiri ketawa dan komentar sana-sini yang sumpah nggak penting banget!

Sotrm Sly: "Hadoh ini siapa sih sutradaranya, busuk banget! Karakternya komik kok musiknya dibikin serius. Mau sok gagah tapi jadinya nggak nyambung! Padahal yang main top-top lho! Kok pada mau sih mereka main film kacang kayak gini?!?!"

Tika: "Kan mereka dibayar…" *hehehe… best answer to end a discussion, uh*  Dan film adaptasi dari novelnya Anthony Horowitz ini masih akan dibikin sequelnya lhow! Kalau masih pake sutradara yang sama sih namanya nekaaaat! Ternyata nggak cuma sinetron Indonesia aja yang suka latah ngikutin trend. Lah Stormbreaker ini juga kan ngikutin trend memfilmkan novel fantasy setelah Harry Potter, Narnia dan Lord of the Ring. Tapi kalo berharap ngikutin suksesnya Harry Potter, apalagi Lord of the Ring, itu sih ngimpi kali yeee…

(The Break-Up pic was taken from darkhorizons.com, Stormbreaker taken from worstreviews.com. See? I’m not the only one giving worst review on this crap!)

phantom

Saturday, July 22nd, 2006

Phantom_poster Chatting sama Citra tadi pagi mengingatkan saya pada Phantom of the Opera. Apakah Citra mirip Christine, si tokoh perempuan dlm cerita itu? Nggak dong. Apa karena Citra jago nyanyi opera? Nggg.. belum pernah denger dia nyanyi (dan nggak berani nyoba dengerin sih. Ngeri trauma). Simply karena dia tanya, bagus nggak?

Pertanyaan standar yang biasar terlontar abis kita nonton sesuatu. Tapi kok rada susah njawabnya. Musiknya tentu baguuuus banggets! Ini sih udah jelas ya. Play nya? Mmmh… penilaian jadi rada bias karena udah nonton dan suka sama filmnya. Nah, ekspektansi jadi tinggi dooong. "Wah, nonton live pasti keren banget nih!" Kira-kira gitu. Memang bagus, banget. Actor dan actressnya top banget dah! Props, jangan ditanya, dahsyat! Tata panggung, memukau! Apalagi pas chandeliernya tau-tau jatuh ke atas penonton di depan panggung! DEG!! Rasanya jantung sempat mau copot!! Phantom_stageUntung berenti beberapa senti dari kepala para penonton itu… Sempat bertanya dlm hati, pernah nggak ya ternyata jatuh beneran?!? Hiii… syereeem!

Tapi pas keluar gedung opera, perasaan puasnya nggak se-nendang (apa sih?) waktu selesai nonton Les Miserables. Apa yang kurang? Menurut Gabriel Luz de Luna Les Miserables jadi lebih menarik karena ceritanya kolosal, ada revolusinya etc sementara Phantom ya ttg Christine dan mas Phantomnya itu. Mungkin aja. Atau karena… karena apa ya? Ada yg tau? Ah, sudahlah. Nikmati aja.

atomised

Friday, July 21st, 2006

AtomisedKelar nonton film ini yang tersisa adalah mixed feeling. Complicated. Dua orang laki-laki dewasa bersaudara tiri, yang satu matematikawan jenius yang akhirnya nemuin formula human cloning, satunya lagi guru sastra sekolah menengah yang yaah… mediocre gitu lah.

Si matematikawan ini sangat menjauhi seks (makanya berusaha bikin rumus untuk reproduksi manusia tanpa harus berhubungan seks), Brunosementara si guru sastra sangat terbuka, menyukai bahkan cenderung terobsesi dengan seks. Nah, paradoks kan? Seru kan? Hehehe… Tokoh guru sastra ini dimainin aktor yang main di Run Lola Run (lupa namanya. siapa ya..).

Semua berawal dari ibu mereka yang trippy hippy, alias penganut paham kebebasan yang kebablasan. Nggak mau ngurus anak, karena ingin menikmati hidup. Lalu kedua anak ini dewasa. Melalui flashback saat sesi treatment psikologis, terungkaplah cerita masa Elementarteilchenkanak-kanak sampai remaja mereka. Hohoho… Penuh gejolak.

Film Jerman yang judul aslinya susah di sebut ini, (Elementarteilchen gitu… dwoh!) sekilas bercerita tentang seks, attitude tokoh-tokohnya terhadap seks. Tapi sebenarnya tema besarnya adalah tentang kehilangan. It’s about losing the loved ones and how to handle it. Endingnya sangat menyentuh. *beep… spoiler alert*

superpose

Tuesday, July 18th, 2006

Superman_posterGimana jadinya kalau mantan model kudu berakting jadi Superman? Jawabannya keliatan jelaaasss di Superman Returns. Minjem istilah Citta, supermannya banci pose! Gimana nggak, mau mendarat nyamperin Lois Lane pake pose dulu, mau terbang pose lagi, abis nahan pesawat pose juga… dwoh tolong… nggak tahan deeeh!

Nggak cuma itu, Brandon Routh juga selalu memastikan dirinya tampak sempurna di depan kamera. Namanya juga aktor, well, seleb. Tapi kalo sampe ngamuk2 karena make up keliatan pucet sih kebangetan!

According to pagesix.com, Routh was angry when he saw photos of himself and his co-star Kate Bosworth pictured at a junket. He said the makeup applied on him "made him look pale, artificial and a bit wimpy". New and darker foundation had to be flown in for him to use in time for the premiere in Leicester Square, London.

Astagaaa… mas Routh, kamu obsessed sama kulit mulus tanpa komedo seperti di Routhshot-shot close up Superman? Duuuh… Rather than Superman, I think superficial would make a far more appropriate nick name for you! Err… or maybe superpose? Does that sound better? And did I mention that Routh got paid 1million USD for his ‘pose’ in this movie flick?

Sebetulnya udah ada tanda-tanda Routh bakal jadi Superman. Sebelumnya tahun 2003 Routh pernah dateng ke acara Halloween pake kostum Superman dan menang di kontes pesta kostum itu. Setahun kemudian, dia dapet kontrak memerankan Superman! Hmm… Enaknya ntar Halloween 2006 pake kostum apa ya? Annabel Chong mungkin? Hihihihi…

Yang jelas kegenitan Superman untuk selalu berpose ini sangat mengganggu kenikmatan nonton filmnya. Setelah adegan nolong pesawat yang nyaris crash di awal film, sisanya nggak ada adegan heroik yang seru. Yah, kalau penasaran banget, atau ngefans sama Superman, lumayanlah film ini ditonton sebagai penawar romantisme masa lalu (tsaaaah!)… Sejujurnya, film ini nggak berkesan. Abis nonton… udah aja ilang.

tsunami, not again

Tuesday, July 18th, 2006

Senin siang, pas lagi browsing di salah satu toko buku di London yang nggak kenal teknologi AC ini, tiba2 HP bunyi. Yang Yuli, mahasiswa dari Cina, nanya  "Are your family and relatives okay?" Lho? Ooh… Cuma bisa diam ketika mendengar ada gempa bumi disusul tsunami melanda pantai selatan Jawa.

They are, thank God, allright. I am praying hard for those who are affected. May God grant them strength to survive from this difficult time.

mobileworld?!*#?!*%

Thursday, July 13th, 2006

I’m about to explode. This mobile phone provider has caused me a severe headache. I couldn’t send text message since Sunday, July 9th. I went to carphonewarehouse, the shop where I bought it, but what they said was, "Sorry we can not help you. We only sell here. You have to call the help line." Putamadre!!! What kind of answer was that?!?!

Calvin Okay, so I phoned the help line number and a bloody machine answered me. It was working day in working hour but no customer service officer, on one! They told me to leave my number and they said they will call me. So I gave my number. But until today, I haven’t heard from them. Lousy service. Unreliable.

But worst hasn’t come yet. This morning I run out of credit. So I logged on their web site for online top-up like I usually do. My attempt to top up was declined, with a notice saying; "Sorry. There has been a problem with a security check on your account. This may be because you have done alot of top-ups recently. Please try and top-up again in a few days time." WHAT IS THIS?!?!?! Please somebody tell me what’s going on????

I toped up so often because I couldn’t send text, and they ignored my complaint! Lousy and utterly disappointing British system!

serious provocation

Thursday, July 13th, 2006

Setelah selama ini penasaran setengah mati dan cuma bisa mengikuti spekulasi media, Zizou akhirnya bicara. Seorang Zizou, yang main bola seperti zen master saat melawan Brasil di perempat final, tiba-tiba kok nekat menutup karirnya dengan tindakan konyol macem itu. Pasti ada apa-apanya dooong… pasti Materazzi ngomong sesuatu yang kebangetan. Dan ketika akhirnya Zizou mau buka mulut pun… tetep nggak spesifik ngasih tau Materazzi ngomong apa! Zizou cuma bilang:

Zidane_despair"They were things that are very serious. The words were very personal and they concerned my mother and my sister."  Udah gitu aja. Zizou lalu nambahin:

"I’m a man, and I’m telling you that I would rather have been punched in the face than have heard those words. But I heard them, and I reacted. I am a man before anything else."  Oooh… Sip! Setuju. Ya, ya, ya, tentunya sangat bisa dimengerti Zizou ngebelain ibu dan saudara perempuannya diatas apapun. Tapi tetep nggak Zizou_seruduk_mtrzketauan sebenernya Materazzi ngomong apa?!?!

Yah, sampe detik ini terpaksa percaya aja deh sama analisa para lip readers (ternyata ada ya profesi pembaca gerak bibir!) yang dirilis koran dan TV. The Guardian bilang Materazzi menghina Zizou dengan ngomong, "Semoga kamu dan keluargamu semua mati sengsara," ditambahin ngomong "Go f**k yourself!".

SOSRacim, organisasi anti rasisme di Paris bilang Materazzi ngatain Zizou dengan sebutan teroris kotor. Ada juga yang bilang Zizou dikatai anak pelacur. Hadoooh… semua spekulasi beterbangan di udara. Selanjutnya? Terserah Anda…

Susah emang hidup di jaman media digital yang bikin informasi begitu cepat menyebar. Jadi Materazzi sebenernya ngomong apa? Mari kita tanya Galileo…

over the hedge

Sunday, July 9th, 2006

Kelucuan ini bermula dari hal yang sama sekali nggak lucu ketika datang ke kedutaan Belanda buat ambil schengen visa. Udah telfon, aplikasi visanya granted, harus dateng bawa passport sbelum jam 12 siang. Okeh. Berarti tinggal nempel dong, kan visanya dah dapet… Ternyata mreka butuh 3 JAM lebih buat MENEMPEL VISA! Huuuh! Nempelnya pake nasi kali yaaa…  Ada beberapa orang lain yang dateng lebih dulu, juga untuk ngambil visa dan kami semua harus balik lagi antara jam 3-4 sore!

Apa yang paling enak dilakukan ketika harus menunggu selama 3 jam di pusat kota Over_the_hegdeLondon? Yaaak… nonton bioskop! Tentunyah, apa lagi?? Baiklah, mengarah ke Cineworld di Trocadero. Yang jam-nya paling pas adl Over the Hedge. Yang lain mulai jam 2an sampe jam 4an. Males dooong kalau sampe telat lagi dan memperpanjang urusan sama Belanda-belanda yang kerjanya nggak efisien itu!

Tadinya nggak berharap banyak waktu nonton film ini. Yah, another Dreamwork animation. I’m not a big fan of animation, but this one was really cute! Over the Hedge ngeliat manusia dari sisi binatang yang hidup disekitar manusia. Nah lo! Critanya ada sekelompok binatang yang hidup bareng kayak keluarga. Pas bangun dari hibernasi musim dingin mereka, ternyata hutan disebelah mereka udah disulap jadiOver_keluarga_1 kompleks perumahan!

Trus dateng tokoh RJ, seekor racoon yang cerdik dan familiar sama kehidupan manusia. RJ yang punya hidden agenda *wooops.. amost a spoiler*, lalu mengenalkan binatang-binatang imut ke kehidupan manusia. Lucu sekaligus getir Over_thehedge_1ngeliat gimana binatang2 ini ngeliat manusia. Bagi mereka semua kegiatan manusia itu ujung2nya makan! Hahahaha.. Mengutip RJ, "Not like us who eat to life, human life to eat!" 

Dari awal RJ dengan gampang ngrebut simpati keluarga binatang ini, kecuali Over_kura2Verne, seekor kura-kura nan bijak. Bersaing deh Verne dan RJ, masing-masing berusaha membuktikan dirinya benar. Hihihihi… Ceritanya sih ketebak laaah. Tapi asli kocak banget! Puas deh ketawa-ketawa bareng penonton lain… Karakter Sammy paling okeh. Tupai kecil ini hiperaktif sampai dilarang minum soda yang kafeinnya dikuatirkan bikin Sammy makin semangat lari2an dan lompat2! Terus dia doyaaan banget makan chocolate chip cookies dan gampang banget terdistraksi kalo liat cookies! Hihihii… Layak ditonton kalau lagi butuh hiburan dan pengin ketawa.