angel-a
Gimana rasanya didatangi angel (malaikat?) dalam rupa cewek cantik, i’d kill for body, pakai slip dress mini? Nggak cuma cantik, angel yang menyebut dirinya Angela ini juga jagoan, tendangannya maut, baik hati dan nolongin lo dari ancaman debt collector berkali-kali. Too good to be true, eh? Makanya si Jamel yang lagi kelilit utang itu setengah percaya setengah nggak kalau Angela itu bener2 malaikat penolongnya. Dan Jamel tentu minta Angela membuktikan kalau dirinya bener-bener Angel. Apa yang dilakukan Angela? Dia ngeliat ke batang rokoknya yang nyaris habis, lalu cuma dengan diliatin aja, jadi utuh lagi, rokok baru lagi! Hehehehe… komik abis! Ini film memang maunya komedi, rada absurd tapi kocak. Not a must see, unless you claim yourself a
movie freak.
Sinematografinya bagus… Luc Besson kayaknya sengaja bikin hitam putih biar terasa nuansa fantasinya. Ditambah lagi cara ngenalin karakter Jamel, pas close up Jamel di freeze dan ada voice over gitu. Hihihi… komiklah! Mungkin karena hitam putih ya, atau mmg sinematografernya jago, Paris jadi keliatan indaaah banget di film ini. Dan endingnya, manstaf! *wooops.. spoiler alert*
August 1st, 2006 at 1:05 am
hahahaa…suka nonton felem yahh…iya ya, emang bagusan yang kuning,,,,,tapi saya sakit mata lama-lama jadinya
pengen ganti swasana dulu yaaaa 